Tuesday, January 26, 2016

Memasak Saat Akhir Pekan itu Menyenangkan: 3 Resep Klasik & Sehat Favorit

Akhir pekan jadi favorit saya (dan semua orang di muka bumi ini pastinya), karena ada lebih banyak waktu untuk bersantai, jajan ke luar, atau justru ngendon di rumah sambil mikir mau masak atau bikin apa.

Saya suka banget nonton serial TV Amerika seperti Modern Family, The Big Bang Theory, New Girl, dan The Mindy Project. Kadang kepengaruh juga sama apa yang sedang mereka makan. Krucuk ... kriuk ... sejak pagi perut yang lapar ini sudah memanggil~

Jadilah saya sok-sokan membuat sendiri apa yang teinspirasi dari TV tadi. Cek bahan yang ada, mikir bentar. Oke, gitu ya. Bla bla bla. Singkat cerita, berikut adalah hasil karya saya (yang mudah terpengaruh ini) di akhir pekan. Tidak terlampau ribet, sehat dan bersih karena disupervisi sendiri, tapi memuaskan, juga bisa lho untuk bekal anak (anak siapa???) dan piknik.

Yippiyay!

#1 All Time Favorite Mashed Potato

Bahan:

• 3 kentang
• Sebatang keju, parut
• Segelas susu murni
• Margarin



Cara Membuat:

• Kukus kentang yang sudah dikupas
• Haluskan kentang yang sudah dikukus dengan garpu. Selagi panas, beri mentega yang akan meleleh dan tercampur dengan kentang
• Tambahkan susu, aduk rata.
• Saring kentang yang sudah tercampur dengan penyaring, tekan dengan sendok sampai kentang menjadi sangat lembut.
• Siapkan wajan, panaskan kentang yang sudah disaring. Aduk sampai mengental.
• Mashed potato siap disajikan bersama tumis tomat, bawang bombai, wortel atau lauk apapun yang ada.

Untuk 2 porsi




#2 Classic Tomato Soup


Bahan:

• 3 tomat
• 2 wortel
• Seikat parsley (bisa juga seledri dan basil, tergantung lagi adanya apa)
• Bawang bombay
• Bawang putih
• Garam dan merica
• Olive oil


Cara membuat:

• Potong-potong tomat, wortel, cincang bawang putih, bawang bombay, dan parsley. Sisihkan dulu.
• Rebus air sampai mendidih
• Tumis bawang putih sampai harum dengan olive oil
• Tambahkan wortel, bawang bombay, dan parsley. Tumis sampai wortel empuk tapi bentuknya masih terjaga, dan bawang bombai berwarna keemasan.
• Tambahkan air mendidih, aduk-aduk sampai semua bahan kehilangan bentuk aslinya.
• Kecilkan api, masukkan tomat dan aduk sampai semua bahan lemas.
• Pindahkan panci dari kompor, beri garam dan merica secukupnya.

Saran penyajian:

• Kalau yang suka gaya klasik, masukkan sup yang sudah matang tadi ke blender. Blend dengan kecepatan yang paling rendah. Sajikan selagi panas.

Untuk 2 porsi




#3 Lemonbeet Smoothie*

*Teteppp ya, harus ada smoothie-nya. Inget minumnya 1 jam sebelum atau sesudah makan makanan lain. Jadi manfaatnya terserap sempurna

Bahan:

• 1 buat bit organik (lagi pas habis panen di @jogjaorganic)
• 1 lemon lokal
• Air kelapa muda beserta dagingnya



Cara membuat:

• Blend semua bahan sampai halus, sajikan dingin lebih nikmat.



Seakan tidak cukup dengan semua makanan di atas, weekend highlight kemarin juga datang dari hasil buruan saya di #PasarSehatDemangat (setiap Jumat di RM Demangan, Gejayan) ... yang tak lain adalah roti galaksi @kebunroti !!! Akhirnya bisa cobain edisi Galaksi ini, yang rotinya belum bisa saya bikin sendiri. Ada dua jenis yang saya comotin, satu adalah donat galaksi dengan vanilla cream cheese, dan satunya lagi roti galaksi dengan green tea cream. Roti ini dibuat dengan bahan sorghum atau cantel, tanpa pengawet dan gula. Warna-warninya berasal dari activated charcoal dari arang kelapa, bubuk matcha, dan buah naga. Pewarna yang nggak cuma baik dan aman, tapi juga bisa mengikat racun di usus dan mengeluarkannya dari tubuh. That's the dream! Seneng sekali pas makannya, saya pelan-pelanin biar bisa nikmatin sensasi arang yang masih kerasa. Enaknya kelewatan! Next goal: saya harus ikut kelas Kebun Roti dan belajar bikin roti sehat tanpa pengawet. Aamiin to that.


Have a good week to you!

Lots of homemade goodness,
Nadia

 ...
Artikel ini juga dapat ditemui di blog www.nonirosliyani.com dengan tag  “Selasa Sehat”  ya.. Sampai jumpa di sana :)

Tuesday, January 19, 2016

Berguru dan Meramu: Klub Cookies Buatan Sendiri





Tahun 2016, saya mencanangkan akan ikut kelas untuk melatih life skill. Minimal satu kelas dalam satu bulan. Alhamdulillah, tengah Januari saya berkesempatan ikut kelas membuat cookies lewat workshop #LearnmeLoveme yang diselenggarakan @eatmeloveme sebuah foodie artisan yang lagi naik daun di Jogja.

Saya adalah penggemar berat cookies! Berat berat berat! Dulu saya bisa beli goodtime (eits, sebut merek buat contoh gapapa ya :p) hampir setiap hari. Standard saya ya itu, cookies pabrikan. Nggak ada yang salah dengan itu, terjamin higienis kok tulisannya. Hanya aja, setelah saya coba rasa cookies rumahan yang baru selesai dipanggang. Rasanya seperti surga, and I won't go back.

Saya jadi punya cita-cita baru, kalau anak-anak saya kelak, akan lebih sering dibekali makanan dan kue yang dibuat sendiri sama ibunya. Sesekali boleh jajan, tapi mereka sudah punya standard tinggi, kalo buatan ibu mereka di rumah lebih surgawi. Hihi... Aamiin aamiin *calon suami mana calon suami*

Dan ternyata bikin cookies itu gampang pake bangettt *Oh My God, kemana aja, Nadddd*

Daripada kelamaan ngelantur, yuk kita simak segimana gampangnya membuat cookies surgawi. Resep dari Talitha "Titha" Azalia @eatmeloveme.

Let's go!

Alat:
  • Oven dan loyang
  • Mixer
  • Timbangan
  • Spatula
  • Ayakan tepung (ayakan? Seriously? Haha, pokoknya itulah)

Bahan:

  • Mentega 126gr (bisa disesuaikan dengan idealisme dan stok di rumah, vegan butter would be delightful!)
  • Gula palem 180gr (gula palem dipilih karena menghasilkan rasa yang lebih yummy, tekstur yang bagus, dan tidak terlalu manis. Sangat tidak disarankan menggunakan gula pasir, hasilnya akan keras dan terlalu manis)
  • Tepung 310gr (bisa gunakan tepung ketela, tekstur sedikit lebih lembut, tapi lezatnya rasanya nggak jauh berbeda)
  • Telur 2 kuning 1 putih
  • Baking soda 1tsp
  • Essence (vanila/almond) 2tsp
  • Muesli, oat, dan cokelat untuk campurannya.

Cara membuat:

  • Campur gula palem dan mentega dengan mixer, speed yang paling slow, sampai warna berubah jadi cokelat muda
  • Siapkan tepung yang sudah diayak, tambahkan baking soda
  • Masukkan telur ke adonan. Mixing kurang dari 1 menit.
  • Campurkan tepung ke dalam adonan, aduk rata. Aduknya seperti mencangkul. Biar adonan gembur dan banyak udara. Hihi.
  • Campurkan dengan toping yang kamu suka, cokelat, oat, muesli, green tea. Pastikan tercampur dengan sempurna.
  • Cetak di loyang yang sudah diolesi mentega dan dilapis kertas minyak. Bentuk cookis dengan lebar dan ketebalan sesuai selera. Ada yang suka yang crunchy, ada yang suka chewy. Bebasss. Selama konsisten untuk satu loyang, biar nanti matangnya rata.
  • Masukkan loyang-loyal berisi cookie ke dalam oven. Panggang kurang lebih 20 menit, tiap 5 menit, tukar posisi loyang yang di bagian atas dan bawah. Sesekali cek apakah bagian tengah sudah matang dengan pas.
  • Angkat, dan diamkan cookies dalam suhu kamar sekitar 10 menit. Matang darat, kalo nama prosesnya sih.


Hasil karya kami, looks good yaaa~


*Untuk 30 keping cookies berdiameter 5 cm

Sekali buat bisa untuk stok beberapa minggu. Simpan dalam toples kedap udara, bisa tahan sampai sebulan lho.

Selamat mencoba!
xoxo,
Nadia

Saya dipaksa berpose dengan cookies, I look weird!

The Cookie Squad + Guru Titha!


 ...
Artikel ini juga dapat ditemui di blog www.nonirosliyani.com dengan tag  “Selasa Sehat”  ya.. Sampai jumpa di sana :)

Thursday, January 14, 2016

Sebut Saja Resolusi Sehat 2016


Tengah bulan gini masih keitung suasana tahun baru, kan? Hehe... semoga artinya masih musim untuk menetapkan niat baik dan rencana di tahun ini.

(((masih musim)))

Uhuk.

Bagi saya, hidup lebih sehat selalu akan berada di daftar teratas. Setiap harinya. Meski akhir Desember kemarin, saya curi-curi kesempatan makan sebanyak mungkin dan makan yang instan sesekali. Hihi. (Alasan, alasan). Percayalah, senengnya cuma sebentar. Sisanya ngumpul jadi rasa bersalah, karena sebetulnya bakal lebih puas kalo badan diisi dengan bahan-bahan yang baik dan jelas asal-usulnya.

Saya jadi ingat tahun lalu saya memulai resolusi sehat saya, dengan mengusahakan minum air hangat dengan perasan jeruk lemon setiap pagi. Kadang dibuat variannya, dicampur madu murni, ditandem dengan jahe, dan lainnya. Resolusi sederhana yang menyenangkan. Tujuannya untuk membersihkan pencernaan, karena tubuh yang sehat salah satunya berawal dari pencernaan yang beres, setidaknya itu yang selalu saya percaya sampai sekarang.

Tahun ini resolusi sehat saya sederhana saja: melanjutnya resolusi tahun lalu. Berusaha tidak makan dengan emosional, dan sebisa mungkin mengenali asal-usul bahan makanan kita.

Pilihan kita yang berbeda pasti punya latar belakang tersendiri. Saya sendiri punya prinsip, nggak akan terlalu menahan-nahan diri kalau lagi kepengin makan (belajar dari pengalaman: apa aja yang ditahan-tahan banget, ujungnya bakal meluap-kalap dan berakhir rasa bersalah). Maka makanlah kami. Huahaha. Apaan deh. Sebagai penyeimbang, saya sangat menjaga apa yang saya minum. Saya penyuka makanan manis seperti es krim, cheesecake dan cookies, saya tetap menikmati makanan-makanan itu, meski nggak sering dan nggak banyaaak. Beda dengan minuman. It's much more simple. Saya lebih suka minum air putih, murah dan melegakan dahaga. Dan masuk jajaran fixer elixir kesayangan setelahnya, sebutlah green smoothies, air kelapa muda, air jeruk, lemon, yang semuanya tanpa gula. Tentunya sesekali ada pengecualian, saya suka banget minum kombucha (fermentasi teh manis) dan tes poci gula batu. Hihihi.

And ... it would be delighful if we start to stuff our body with good quality of food, organic one, lots of greens, veggies, fruits, daily dose of young coconut water, do some exercises (walking, running, yoga, salsa, anything!) to keep your excellent body posture. And please, let me load some positive energy too. AAMIIN TO THOSE :)

Well, di Selasa Sehat kali ini saya akan membagi dua resep smoothie sekaligus, dua-duanya super gampang dengan bahan-bahan yang mudah sekali di peroleh. Nggak ada alasan untuk malas karena sayuran/buah mahal, atau penginnya yang impor dan unik. Yang lokal dan organik dari tempat yang kita ketahuin asal-usulnya justru lebih meyakinkan, bukan?

Dan seperti biasa, alat-alat yang dibutuhkan hanya pisau dan blender. Proporsi buah dan sayuran bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Ada yang suka seimbang (50:50), lebih suka memperbanyak sayur hijau daripada buah (70:30), atau dibalik.

Here we go:

#1 Tomato Sensation

Dengan bahan utama tomat, jeruk peras/jeruk nipis/lemon, pakcoy, dan es. Blender sampai lembut. Minum selagi masih segar atau simpan di kulkas untuk diminum 2 jam sebelum/sehabis makan.




 #2 Romaine Bliss
Dengan bahan utama selada, nanas, ditambahkan jeruk nipis/lemon, dan es batu. Sajikan dengan toping buat favoritmu.




Selamat berkreasi dengan sayuran hijau dan buah favoritmu, ya. Semangat memulai tahun ini dengan resolusi sehat a la dirimu sendiri.

Tiap orang pasti punya target yang berbeda. Bagi di sini yuk, rancangan resolusi sehat kalian tahun ini.
Happy new year and may the healthiest time be ever in your favor :)


Love & light,
Nadia


 ...
Artikel ini juga dapat ditemui di blog www.nonirosliyani.com dengan tag  “Selasa Sehat”  ya.. Sampai jumpa di sana :)