Tuesday, March 15, 2016

Siapa Bilang Anak Kost dan Makanan Sehat Nggak Bisa Temenan?


"Saya kan anak kost," adalah satu dari segala alasan yang sering dipakai sebagai tameng untuk tidak memberikan tubuh ini asupan makanan dan minuman yang baik (dan benar). 

"Makanan sehat dan organik jaman sekarang kan rata-rata mahal." Well, that's another excuse. 

Hmmm ... Sebentar-sebentar, makan makanan/minuman "lucu" penuh perasa dan pengawet buatan juga mahal lho. Sebenarnya, dengan berhenti minum minuman kemasan saja sudah bisa menghemat dan bisa dialihkan untuk membeli sayuran sehar.

Dan kalau standard dari makanan sehat yang dimaksud tadi adalah post-post cantik di instagram dengan chia seeds, granola, muesli, salmon, kale, kiwi, dll, jadi standardnya, mungkin bisa dibilang relatif mahal ya. Akan tetapi coba deh direnungkan lagi, makanan sehat nan baik itu lebih banyak yang murah lho. Tempe misalnya, kayak nggak ada matinya. Hehe, tomat segar, seikat daun mint, seikat selada, bayam merah, sebuah apel hijau lokal, masing-masing harganya nggak ada yang lebih dari Rp5.000,00 rupiah lho. Kurang subur apa nih tanah di sekitar kita.

Pintar-pintar mencari sumber makanan sehat, alami, dan ramah di kantong. Investasi untuk sebuah blender pun nggak akan terasa berat kalau dibayangkan dengan harga nongkrong di cafe-cafe hits saat ini.

Nah, biar semakin yakin kalau anak kost (seperti saya), itu pasti bisa memberi tubuh asupan bernutrisi, yuk intip resep-resep "lucu" yang bisa jadi bagian dari dunia perbekalan setiap hari.

Go go agogo chop chop!

#1 Scrambled Tempe

Bahan:
1 papan tempe ukuran sedang
1 buah wortel ukuran sedang, potong kotak-kotak kecil
25 gram seledri, cincang halus
5 siung bawang putih
1/2 sdt merica
1/4 buah pala
1/2 sdt kaldu jamur (bisa juga kaldu ayam/daging)
1 sdt garam laut
1/2 sdt gula pasir kuning
1 buah telur
Minyak kelapa secukupnya

Cara membuat:

1. Kukus tempe kemudian hancurkan.
2. Haluskan semua bumbu (bawang, merica, pala).
3. Panaskan minyak kelapa. Masukkan bumbu halus tadi, wortel, seledri, bersama tempe kukus yang sudah dihancurkan. Tambahkan gula, garam, kaldu dan telur. Orak-arik semua bahan.
4. Sajikan selagi hangat.

*Resep bisa dimodifikasi menjadi nugget tempe. Adonan dan bumbu halus yang sudah dicampurkan, dibentuk bulat/lonjong/sesuai selera, celup ke putih telur, dan lumuri dengan tepung roti. Goreng dan sajikan.

#2 Homemade Marinara Sauce

Bahan: 
2 buah tomat ukuran besar, kupas kulitnya, potong ukuran dadu
2 siung bawang putih, cincang halus
3 siung bawang merah atau 1/2 bawang bombai, cincang halus
Garam laut dan gula kuning
1 sdm minyak kelapa/minyak zaitun/minyak bekatul

Cara membuat:
1. Blend tomat yang sudah dikupas dan dipotong dadu tadi sampai halus. Kalau tidak pakai blender, hancurkan tomat dengan sendok atau spatula.
2. Panaskan minyak di wajan, masukkan bawang putih dan merah, tumis sampai layu.
3. Masukkan tomat yang sudah halus ke dalam wajan. Aduk selama kurang lebih 15 menit, tambahkan gula garam, tunggu sampai mengental.
4. Sajikan dalam keadaan hangat bersama scrambled tempe atau nugget tempe. Atau bisa juga disimpan di kulkas dalam wadah kedap udara agar tahan sampai seminggu. 

*Saus marinara ini saking serbagunanya bisa untuk spread roti, cocolan nugget, siraman untuk scrambled tempe, brokoli rebus, dan masih banyak lagi!

#3 Classic Egg Sandwich

Bahan: 
Roti sorghum (jika tidak ada bisa diganti dengan roti lainnya)
Telur
Selada
Timun
Tomat
Mayonaise (diutamakan homemade)

Cara membuat: 
1. Semudah berhitung 123. Pertama panggang dua lembar roti terlebih dahulu.
2. Rebus telur sampai matang, kupas kulitnya, potong menjadi dua bagian.
3. Susun roti, selada, telur, tomat, timun, mayo, dan lembar roti lagi. Sajikan.

#4 Apple Ginger Cinnamon Juice

Bahan: 
3 buah apel manalagi/apel malang/apel hijau
1 ruas jari jahe
1 batang kayu manis, hancurkan. Lebih praktis menggunakan kayu manis yang sudah berbentuk bubuk.

Cara membuat:
1. Blend semua bahan sampai halus.
2. Saring dan ambil sarinya. Sajikan atau simpan dalam botol kedap udara.

#5 Peppermint Tea

Seduh 15-20 lembar daun mint segar/yang sudah dikeringkan, remas terlebih dahulu. Aduk dan tunggu sampai air menguning, manis alaminya terasa, dan wangi mentol alaminya menguar. Sajikan hangat. 

Khasiat terbaik teh peppermint ini mulai dari menyegarkan napas, melancarkan pencernaan, rileksasi, antibatuk, hingga baik untuk meluruhkan lemak-lemak jahat. Baik diminum pagi hari atau sebelum tidur untuk dapat rileks dan tidur lelap yang alami tanpa obat penenang.

*Sebagai variasi bisa dicampurkan air perasan lemon/jeruk nipis, jahe, atau gula batu. I just can't get enough of this kind of drink!

#6 Avocado Soyamilkshake

Bagi saya, beruntung itu adalah saat dapat avokad yang sempurna, moist, creamy, dan surgawi! Mari kita manfaatkan keberuntungan ini sebagai substitute dari segala milkshake penuh gula dan perasa buatan itu. Saatnya merasakan sensasi rasa alami yang bikin kita lebih menghargai hidup *cie elah, but I'm very serious about this.

Here is the avocado, belah dan keruk dagingnya. Blend dengan susu kedelai murni, tambahkan beberapa lembar daun mint. It's simply delicious, kaya akan lemak baik, tambahan energi, dan anti oksidan.

#7 Guacamole

Masih memanfaatkan avokad, kalau ada yang tersisa saat bikin milkshake tadi, kita juga bisa buat spread yang superenak. Haluskan avokad, beri perasan jeruk lemon, garam dan merica ... sudah bisa jadi semangkuk saus guacamole yang bisa dimakan bareng roti, keripik singkong panggang, atau apa saja yang bisa dicocolin.

-

After all, selain berusaha makan dengan baik dan berkesadaran ... jangan jangan oh jangan pernah malas bergerak. Jalan kaki 30 menit sehari misalnya, sederhana tapi pelan-pelan memelihara tubuh. Eits, juga jangan pernah remehkan pola tidur yang baik. Tak mesti ideal 8 jam sehari, yang penting berkualias (well, we'll get to this topic later). And see you on the next post!


Love & light,
Nadia

8 comments:

  1. aih, bikin guacamole gitu doang ya resepnya? *nggaya
    nice post, Nad.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kakkk, intinya emang cuman begitu doang, Kak. Bisa ditambah potongan tomat, seledri, dll biar lebih rame.

      Delete
  2. Mba nadiaaa thanks postingannya membantu (anak kos) sekalee! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diazzz, kembali kasih *terharu kalo sampe ada yang mraktekkin*

      Delete
  3. Semasa kuliah kemarin aku juga ngekost, dan alhamdulillah saya makan dengan baik, sebenarnya ini tergantung kita sih ya, kalau memang mau memerhatikan pola makan yang sehat, sebenarnya ndak mahal-mahal amat, asal serius mau dan rajin juga. Hehe, saya berkunjung balik dan memutuskan untuk hit follow di blog Mbak, folbek ea *alay mode on

    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Done. Sudah difolback. Hehe.

      Beruntung kalau udah punya kesadaran sejak lama. Sayangnya kalau saya dulu pas kuliah, jadi acakadut makannya (dibanding sebelum tinggal di rumah ortu), tidur larut, dan jarang gerak. Malah jadi kena tumor jinak di payudara, huhu. Sejak saat itu jadi lebih rajin berdialog sama badan, "Badan maunya apa, mau makan apa, jalan kaki yuk, hirup udara seger, eh boleh makan mie instan sekali aja ini ya badaaan dll," That's so weirddd tapi jadi ngerasa lebih dan lebih deket sama badan ini.

      Semangat buat kita!

      Delete
  4. Canggih banget resepnya, Nad! :)

    ReplyDelete