Friday, May 17, 2013

Attention!

For a couple of reasons, the rest of my #31HariMenulis project post will be moved to my 'baby blog" baiqnadia.tumblr.com.

Well. See you there soon!

Thursday, May 16, 2013

I believe in Blood Type Matters, I do


I’m writing this right now at morning, office hour, so I’m still in the sleepy mode, and I try to write about something (not so) important. Don’t laugh if I say I’m a person who believes in blood type matters, because I do.

A is for... organized, boring, piece of corporate, love to arrange everything, mr/miss know-it-all, awkward.

B is for... bastard, love to explore, never ending coolness, naturally great for everything.

O is for... alliance seeker, follower, people lover, too much in everything, preventive

AB is for... alien. That’s it.

Please please don’t overreact when I wrote everything above all wrong. I’m not actually that great for judging people from their bloodtype. But. You know... Since people are less aware of this kind of type rather than zodiac and its fantasy.... I’m getting too attached to this blood type stuff. Check this blog out: http://simplebloods.tumblr.com/ and you'll feel the same excitement as I did. Super hilarious yet freaky cute, right?? hehehehe. Even though it's so comical, but there is a real deal behind it. 

Scientific matters? Medium yes. 

Somehow it’s easier to be stereotypical, aka to be creative in this kind of freaking useless way. HA HA HA! Actually, I’m feeling like really into my blood type: O, really chatty and annoying. Guessing everyone around me about their type. Like, “Ah, you Susan... You must be a B type, coz you are such a pain in the ass, bwahahahaha.” Litterally O-people are the majority type plus also the perfect symbol of the world destruction! PLAK!

Easy, reader. This believe is over I’m going back to work. Bye!


Here, actually, is my early nap-mumbling playlist. The 2nd Day mix.
“In the Sun” by She & Him
“Rollerblades” by Eliza Doolittle
“Tender” by Blur
Heartbreak Warefare” by John Mayer
“Oksigen” by Dialog Dini Hari

woo woo woo

Wednesday, May 15, 2013

Smooth Transition

By today, I will have been changing, sort of transforming my blog to be something more. I know it will be very hard. As long as I can remember, I've been declaring myself as a cheesy one. Cheesiness is the one of my big fat GUIDANCE to write. I just love to tell everything I love: all about music, movies, tv series, fashion, and other useless but priceless stories for me. I’m happy with that routinity. Kind of therapeutic.

At a point I did stop living that routinity, I start to think. Should I try to start transforming my simple day-by-day journal to be somekind of more-serious-journal-type? I mean, to be more like the “journal of reaction” or a “journal of experience”. Hmmm... Maybe... I can try the first and the second at the same time. I know it’s a big challenge, need a ton of confident stock, indeed. But I really want my mind grow bigger. So here I am, on my smooth transition. 

Wish me a bunch of luck! =)



1st Day Playlist: 

"Walk On The Wild Side" by Lou Reed
"The Age of Worry" by John Mayer
"Factory Girl" by The Rolling Stones
"Tam Tam Buku" by White Shoes and The Couples Company
"Just Like A Woman" by Bob Dylan

woo woo woo

Friday, April 19, 2013

FIRUNCIL

Saya kangen adik saya! Saya kangen mendandaninya dengan baju kebesaran yang aneh-aneh. Aaaaaaa liat foto-foto ini jadi ingin cepat sampai di rumah lagi! KANGEN BANGET BANGET.






Woo Woo Woo

Saturday, March 16, 2013

Need to tell myself...

Try not to worry about life, a bit.

Try not to lie.

Try to run everyday, as hard as you can.

Try to say yes to the ecxciting new things.

Try to eat tomato, they’re good for your health you know...

Try not to cry while watching touchy movies, but when you just can’t help it...

Try to figure out why you’re crying, the movies or?

Try to like your body/face.

Try to make new necklaces, and brachelets.

Try to listen to some new magical voices.

Try to have a pure soul.

Try to find the new style icon.

Try to think how to make big money.

Try to handle overwhelming daydream.

Try to remember about the people who love you, they love you.

Try not dissapointed in you having to deal with things beyond your control.

Try to realize that you don’t have to suffer. You don’t have to be alone.

Try to hope that he is as happy as you are.

Try to write traditional diary, again.

Try to draw more often.

Try to make a special lunch menu.

Try to find your new rocket ship mantra.

Try to set your new fun quality standard.

Try to get more creative.

Try to learn how to swim. Like, come on, you’re almost 25 and still can’t swim? SHAME.

Try to aware of what a cliche that world made you.

Try not to voice these silliness in public. Ok, you just failed.


Saturday, February 23, 2013

Get Busy Get Crafty [2] Animal Necklaces


What am I currently obsessing over? Animal stuff! That is!

Ceritanya saya baru saja membeli tang aksesoris baru (yippiii!), yang lama sudah berkarat dan tertinggal di sebuah rumah di Muntilan. Dan... masih ada mainan binatang yang bisa dipakai dan diutak-atik, dan dipilox. Jadi... saya berhasil membuat dua macam kalung aneh ini. Hihihi, and I name it... The Pink Hipoquer, and Goth Girraffe. Karena satu kudanil pink, dan jerapah gothic. Lalala~ Ngasal to the max!


The Pink Hipoquer

Goth Giraffe


Woo Woo Woo


Mutiara dari Lombok Utara


“Saya hanya ingin kembali membangun daerah kelahiran saya.”

Saya bukan tipe penonton setia televisi. Untuk menghibur diri, saya lebih suka men-download sendiri serial kesukaan saya, streaming konser dan video musik sesuai selera, pokoknya tv jadi barang langka sejak saya kuliah. Di tempat kos pun, saya nggak pernah berniat beli tv. Pernah sih masang tv tunner yang dua bulan kemudian meledak bersama layar monitor komputer saya. Hhh... Semenjak hampir sebulan di rumah dan (lalala) jobless, saya bisa dibilang mulai akrab lagi sama acara tv, nggak sengaja :p

Sabtu pagi kemarin, saya menonton sebuah acara tentang wanita inspiratif, "Tupperware She Can". Dan kayak sudah takdir, episode kali itu berkisah tentang Nursyda Syam Islam, perempuan berusia 33 tahun yang mendedikasikan diri membangun minat baca masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Di Lombok Utara. Sebuah klub membaca, disebut "Sekolah Alam Anak Negeri" bukan seperti sekolah formal dalam bayangan kita. Anggotanya juga nggak terbatas anak-anak sekolah yang ingin memperoleh kesempatan lebih buat membaca buku, bapak-bapak dan ibu-ibu pun ada yang bergabung dan ikut mencandu buku. Salut!

Latar belakang Ibu Ida (begitu ia biasa disapa) yang dibesarkan dengan tradisi membaca buku yang kuat dari sang ayah, banyak berperan membentuk dirinya seperti sekarang. Saat kuliah di Jogja, ia nggak segan mengamen demi memenuhi hasratnya membaca buku sebanyak mungkin. Saya nggak teliti waktu menonton tentang masa kuliah Ibu Ida, saya nggak memperhatikan dia lulusan jurusan apa. Yang pasti setelah lulus Ibu Ida ngotot kembali ke kampung halamannya.

Usaha pertamanya membuat klub baca nggak berjalan mulus lho... Karakter ibu-ibu setempat yang lebih suka ngerumpi di sore hari, membicarakan hal-hal kurang penting, berbenturan sama ide yang pengen disosialisasikan sama Ibu Ida waktu itu. Alhamdulillah... dengan semangat yang nggak pernah luntur, Ibu Ida berhasil mengajak anak-anak berkumpul dan menanamkan kebiasaan membaca kepada mereka. Sekarang sudah lebih dari 80 anggota di tiga dusun yang merasakan manfaat kerja keras Ibu Ida dan para pendamping lainnya.

“Membaca itu bukan lagi ekslusif untuk kalangan terpelajar saja. Justru menjadi jalan supaya bisa pintar. Tidak ada jalan lain kalau ingin meningkatkan pengetahuan masyarakat, selain kita yang berusaha mencerdaskan diri sendiri,” kata wanita yang meminta mas kawin berupa buku Fiqih Islam kepada suaminya sewaktu mau menikah itu. Selain concern buat ningkatin minat baca, Ibu Ida juga membagikan ilmu praktis berupa ketrampilan untuk kalangan ibu di sekitarnya. Mulai dari mengolah pisang supaya lebih punya nilai jual lebih, sampai melatih kerajinan tangan dari kain flanel.

God bless her. For everything she’ve been through. She’s a pearl, probably the shiniest one.

Dan...

Saya? :) Oh. Let..us..see..



Woo Woo Woo


Run Foolish Run!


People relaxes in different ways. Some take a warm-bubble-aromatic bath . Some go to wander around their favorite places. And I? I go for running.


Bermula dari satu bulan yang lalu, saya mulai ‘memaksakan’ diri bangun pagi dan berlari keliling komplek rumah. Rasanya berat banget di awal, kebiasaan abis subuh tidur lagi nih. Saya bahkan sengaja tidur pakai baju olah raga biar bangunnya bisa langsung cusss! Berhasil! Sekarang sih sudah jauh lebih gampang.Apalagi Mama saya juga sering menemani, meski beliau lebih pilih berjalan cepat. Makin semangat apalagi waktu bikin playlist pengiring lari. Lalalaaaa~ Bigbang, Jack Penate, Supergrass, Madonna, sampai Taylor Swift, bikin melek total! Ini mau lari apa karaoke-an, sih? Hohoho...

Muka-muka orang komplek yang biasa keluar pagi-pagi juga udah familiar. Bapak yang itu, Mbah yang itu, pasangan yang itu, hmmm, lama-lama ngajak kenalan juga nih. Mbah-mbah, termasuk mereka yang paling konsisten. Di sebuah lapangan dekat mesjid di dekat komplek rumah saya, mereka biasa berjalan kaki mengelilingi lapangan sampai 1 jam. Wajah mereka penuh senyum walau saya tiap pagi merangsek merusuhi track jalan santai mereka. Bahkan salah seorang Opa membantu mengusir anjing liar yang terus mengikuti saya. Hehe...

Sigi Wimala dan Agni Pratista, mungkin mereka salah satu yang menginspirasi saya buat ikut berlari. Mereka konsisten banget (nggak hanya) ngomong dan benar-benar rutin berlari. Obsesi yang menyenangkan, murah (di luar sepatu lari Nike Trainer/Nike+ yaaa...), dan pasti menyehatkan ! Memacu diri setiap hari, seberapa jauh jarak yang kamu tempuh bertambah setiap pagi. Seberapa besar inspirasi dan jalanan sunyi, dan udara segar menyesapi dengan nggak santai. Anugerah... (bukan judul sinetron).

Kalau ada satu pagi yang terlewat...  ntah karena hujan (yes, the rainy season is still on), atau bangun lewat dari jam 6. Ugh... rasanya bersalah banget dan harus diganti sore harinya. Sementara saya masih menganggur, dan nggak kesulitan mengganti waktu bangun pagi dengan tidur siang nantinya. Semoga bisa konsisten ya sampai kapanpun. Amin amin amin!


Woo Woo Woo

Friday, February 8, 2013

Get Busy, Get Crafty [1] Eccentric Jar

Helo helooo!

Seperti yang saya bilang sebelumnya, if we want a cool art or stuff , and we don't want to buy the lux version of it, we only have one option: WE CREATE IT. Jadi sekali lagi dengan batuan si adik bungsu saya, Fira, kami membuat toples lucu dari toples bekas mayonnaise. Actually, it was "Alf's Stuff " the lovely jar which gave us this kind of inspiration. Thanks <3

Oke, oke, langsung saja. Here, I show you the step-by-step-how-tos:

STEP ONE. Apa yang kita butuhkan?

  • Toples bekas/baru lengkap beserta penutupnya
  • Mainan plastik, bentuk bebas. Kali ini saya dan Fira memutuskan pakai si Guk Guk sebagai eksperimen (besok-besok pakai Son Goku). Atau bisa banget kalau mau dibikin satu set dan dikasih tema. Seru!
  • Pilox. Warnanya bebaaaasss!
  • Super glue!

STEP TWO. Semprot penutup toples dan mainan plastik dengan cat pilox. Jangan lupa pakai alas koran ya... Ulang beberapa kali sampai hasilnya merata. *menyemprot di ruang terbuka lebih disarankan, sekalian ngejemurin biar cepet kering hohoho~

STEP THREE. Taruh mainan plastik di atas tutup toples. Rekatkan dengan lem super, secukupnya aja. Tiup-tiup sedikit. Cek hasil keseluruhan, kalau kurang rapi (masih ada bagian yang belum tertutup cat, dll) bisa disemprot ulang sampai kinclong. Tunggu sekitar 1-2 jam sampai kering.

STEP FOUR: Ta-da! Setelah kering sempurna, fungsikan sebagai toples permen, atau tempat menyimpan koin, or use it as you please =)

:D


What we need

Spray spray!

Glue time!

And the jar is so ready to woof you! Woof woof!



Woo Woo Woo

Thursday, February 7, 2013

Surviving First Week


Hampir seminggu menetap di rumah, saya masih merasa seperti liburan. Kecuali, bagian waktu mama menyodori daftar lowongan pekerjaan di sekitar sini. Hihi... gerah juga kali ya melihat anaknya ini cuma leha-leha di rumah :p

Sure, on one hand, it feels awesome! (for me, maybe at first). On the other hand, ‘nothing to do’ job is always be a nightmare or taboo story to tell for my parents. Ya... bingung aja kalau ditanyain, anaknya sekarang kerja apa. Hmmm...

Saya juga tidak berpangku tangan saja, percayalah, saya juga punya rencana-rencana yang akan dikejar. Hanya untuk seminggu-dua minggu ini saya masih ingin beradaptasi. Merasa memiliki lagi kamar lama saya, mencoba lari pagi setiap hari, dan membujuk adik laki-laki saya sampai deal mau memakai kawat gigi. Hihi... remeh-temeh tapi menyenangkan.

Mataram. Masih seperti dulu, kecuali bagian duo franchise  mini market,  Indomaret dan Alfamart yang sudah tersedia sampai di pelosok sekalipun. Lainnya, saya menikmati setiap sudut kota yang ramah ini dengan rute yang itu-itu saja. Dan tempat yang paling menyenangkan tentu saja di rumah. Saya malas memikirkan berat badan saya sudah naik berapa kilo, and I don’t really care bout that, I mean it. Makan gratis sepuasnya yoohooyaabaayaabaadoo!

Adik perempuan saya, Fira, dan sepupu, Amna adalah ‘teman main’ yang sangat nggegemesin sekaligus ngeselin. Saya bertugas mengajari mereka bahasa Inggris dan menggambar, mereka harus bersedia jadi eksperimen saya: didandani dan difoto-foto =)) Ya, sebentar lagi saya akan mengajak mereka bikin video dance cover “Fantastic Baby”-nya Bigbang. Hahahahahahaha. Oh Nadia darling guess you'll never grow up....

I do know if I want new excitement, I have only one option, I can create 'the fun supply'. Like these... hihihi... 






Woo Woo Woo

Tuesday, January 22, 2013

Season of Farewell

For the last three months, there was something strong, maybe even magical, about my mind. This head getting weirder and making random lists of what I want from my mid-age life. And I was like... woaw... "How do I suppose to start?"

Dan munculah kejutan (yang sebenarnya nggak begitu mengejutkan sih, pada akhirnya) saya memutuskan keluar dari sekolah kedua. Selalu terkesan berlebihan, tapi menulis untuk majalah favorit sekaligus objek penelitian skripsi itu... benar-benar pengalaman yang tak akan terlupakan. Berada di bawah pengarahan langsung orang-orang terbaik. Bekerja dengan tim yang profesional, tapi sudah seperti keluarga, dan menjadi kebiasaan bertengkar karena hal-hal absurd.

Uhumm, dan pekerjaan saya... menulis artikel, ikut mengusulkan cover story. It was... yep, cool... hehe. Satu lagi, meliput konser-konser band/penyanyi mancanegara itu sangat menyenangkan! Bertemu dengan mereka yang bahkan cuma saya lihat di artikel-artikel di internet. Bertanya bagaimana musik dan fans membawa mereka ke Indonesia. Melihat bagaimana mereka tersanjung dengan perlakuan media kita yang terlampau semangat menyambut. Hihi... dasar Indonesia :p

Mungkin semua orang yang pernah bertanya tidak pernah betul-betul ngeh sama keputusan saya si manusia bingungan ini. Is that really what I want? Well, we don't know that yet. Saya pernah merasa sangat percaya diri. Sudah waktunya saya 'lulus' dari tempat ini. Bukannya tanpa ragu. Saya juga pernah merasa sangat gusar, menangis sebelum tidur, mengeluh, dan bahkan takut kalau sampai saya menyesali ini. Tapi tahukah kalau Dia membuat saya yakin dengan berbagai caranya. Saya cuma tahu, ada sesuatu yang harus saya bereskan di rumah. Sesuatu yang memanggil setelah saya meninggalkannya  hampir tujuh tahun ini.

"Kamu mau pindah ke mana?" Sepertinya jadi pertanyaan favorit teman-teman saya. "Nggak di Jakarta lagi, memang di Mataram mau kerja apa?" Waktu saya bilang saya akan pindah, kembali ke kota tempat saya dibesarkan.

Hmmm... di sebuah kota yang tidak menyediakan bioskop (karena memang tidak bisa hidup lama di sana). Nantinya saya mungkin akan terlihat bekerja untuk pekerjaan yang tidak 'sekeren' sewaktu di Gogirl!, Tapi saya percaya, saya bisa memutuskan sesuatu yang baik untuk hidup saya selanjutnya. Rencana selanjutnya sepertinya baka sedikit muluk-muluk. Saya mau umroh bareng mama, berlibur mengeksplor keindahan alam di Lombok, bekerja di Bali, Surabaya, atau kota yang belum pernah saya tinggali sebelumnya, dan bertemu orang-orang spesial lain yang bisa disebut keluarga baru. Siapa yang bisa menebak? Semoga bisa jadi yang terbaik =)

"This what I believe to be true... You have to do everything you can, you have to work your hardest, and if you do, if you stay positive, you have a shot of silver lining." - Pat Solitano, Silver Linings Playbook (2012).

Dan kalau sesuatu yang tidak diharapkan terjadi. Mungkin ada jalan lain masih terbuka.

Untuk keluarga Gogirl! saya, terandom, terdrama, terunyu... kalian bakal aku kangenin banget banget.

It’s gonna be really sad not seeing everybody, seeing their faces everyday...

Thank you, thank you, and thank you... It's been an incredible ride for almost two years. I have to bid farewell. I'm sorry for everything. Good luck in the future you guys.. Goodbye until we met again.


Woo Woo Woo