Tuesday, June 26, 2012

Made My Day: Dialog Dini Hari (Music Video)

Membuat pagi ini, bahkan hari ini jadi lebih indah indah indaaaaahhhhhh!


Dialog Dini Hari - Satu Hati (Live at Joyland Festival 2012). 
Filmed and Edited by Arief Wahyudi. Courtesy: Youtube.


 Dialog Dini Hari - Lengkung Langit (Official Music Video)
Directed by: Aji Mahareshi | Edited by: Ridwan Rudianto
Courtesy: Youtube.




woo woo woo

Tuesday, June 19, 2012

Two Days of Fun Fun Fun: Joyland Festival 2012

Sabtu dan Minggu, 16 dan 17 juni 2012, kami, semua yang hadir di sana pasti merasakan hal yang sama. We're all shared the same joy! Saya mungkin menganggap festival musik ini terinspirasi dari venue "hijau" di Coachella Music Festival. Dengan HTM Rp. 50.000 per hari, kita bisa mendapatkan... 1. Sebuah CD kompilasi para performer di Joyland Fest. 2. Kalau niat bisa langsung mengamankan belasan majalah gratis dari para media partner, Rolling Stone dan Nylon Indonesia. Wowzaaaaa!

Begitu nyamannya mondar-mandir di sana selama dua hari. Boleh bawa teman, bawa anak, bawa anjing, bawa aja semuanya. Sulit menganggap acara di sana bukan di halaman belakang rumah. Pesta seru dengan orang-orang asing yang berpapasan dengan senyum. Homey. Salut buat G-production yang memilih hutan kecil di samping kolam renang Senayan ini, Swimming Park tak kiro beneran di pinggir kolam renang lho, hehehe.

Saya dan Starin sedikit tergopoh-gopoh di hari pertama, insiden kecil lantaran e-ticket, ribet menemukan lokasi venue, blabla, sedit menghambat. Sore itu kami melewatkan The Experience Brother dan setengah penampilan akustik Dialog Dini Hari. Yah... tapi band setelahnya kami jajal dengan sukses. Jarak antar Pohon stage (panggung besar) dan Sulur-sulur stage (panggung kecil) juga tidak seberapa jauh, mondar-mandir bukan masalah besar. Kami sempat makan dan beribadah di antara jeda magrib. Salah satu yang sedikit menyebalkan adalah masalah toilet yang emmm... (sedikit rewel ya kalau cewek?). Untungnya mushola sangat gampang diakses. Aman :)

Woits, hari pertama anggaplah sebagai pemanasan. Saya berhasil mendapatkan setlist pertama saya, Pure Saturday. Sedikit ngotot dan sempat adu cemberut sama wartawan Provoke yang mukanya familiar itu. Sukses, setlist yang dipersembahkan buat Mas Jaki, Pure People yang batal hadir hari itu. Berbakti ya saya? -_-

Hari kedua kami berangkat dengan lebih percaya diri dan persiapan yang lebih matang. Saya membawa backpack khusus untuk membawa setumpuk Rolling Stone Indonesia dan Nylon gratis yang disediakan panitia. HAHA~ Tapi lagi-lagi (kali ini karena saya yang telat) kami melewatkan penampilan pertama, Backwood Sun, dan cuma mendapatkan setengah jalan dongeng Pak Raden. Huhu. Next, penampilan band hair-metal (yang bukan buat lucu-lucuan), GRIBS, berhasil membangun mood saya. Woaaaaw! Mereka epic!

Weirdness dari GRIBS berhasil dinetralkan penampilan akustik sebelumnya, Tristan, band yang menurut saya sangat kalem. Lanjut saya dibuat geleng-geleng dengan performance Zeke Khaseli yang "heboh", lagi-lagi jenius! Si Boylien 9 No. 1 dan makhluk-makhluk berkostum menarik lainnya berkeliaran nggak cuma di panggung, sampai ikut duduk bareng penonton lain. Duh. Benar-benar sekumpulan musisi planet lain :p

Saya mendeklarasikan diri sebagai penyuka baru Dialog Dini Hari! YEAAA! Penampilan mereka di hari kedua ini hampir satu jam lamanya, pol banget kerennya. Sepertinya dimaksimalkan karena mereka sudah jauh-jauh datang dari Bali. Vokal Dadang SH Pranoto, si Jack Sparrow yang suaranya mau nggak mau mengingatkan sama Iwan Fals, penggebuk drum Denny Surya yang berbahaya, dan si bassist charming Brozio Orah adalah paket komplit yang bikin saya lupa daratan. Kecaduan "Oksigen", "Pagi" dan "Renovasi Otak" adalah efek baiknya setelah itu. Zizizi~

Benar-benar menyenangkan hari itu, saya membayar pinky promise saya buat menonton Stars and Rabbit langsung. Akhirnya! Sebuah keberuntungan bisa melihat bagaimana Mba Elda dan Adi selalu berdialog random di panggung, benar-benar membuat kaget karena di selanya mereka tampil ciamik dan menyihir. Hihi. Dasar dua orang wagu (aneh) yang jenius. Saya pun dapat setlist plus tanda tangan mereka. White Shoes and the Couples company yang tampil sebelumnya mengesankan seperti biasanya. Jadi sangat lucu waktu Oomleo (Goodnight Electric) naik ke panggung untuk berduet dengan Nona Sari. Lucu karena ekspresinya yang sok serius itu. Hahahahahaha, dodol! Gosip, sip, bulan depan Oomleo bakal melepas masa lajang. Selamat!

Okay, selain Pure Saturday, Efek Rumah Kaca mungkin jujur banget karena mereka mengaku super bosaaaaaaaaaannn menyanyikan lagu-lagu lama mereka. Beberapa lagu seperti, "Di Udara", "Hujan Jangan Marah", "Menjadi Indonesia", "Banyak Asap Di Sana", sampai "Jatuh Cinta Biasa Saja", dirombak sana-sini. Saya pasrah, musisi berhak bosan menyanyikan lagu mereka yang paling populer. Saya juga berhak mengernyitkan dahi melihat eksperimen mereka.

Hmm....
Akhirnya kami bisa bubar dengan sedikit tidak rela, besok nggak ada hari ketiga lagi ya?


Day 1
The Experience Brother | Dialog Dini Hari | Swimming Elephants | Luky Annash
L'Alphalpha | Polyester Embassy | Harlan | BRNDLS | Bangkutaman | Pure Saturday

Day 2
Backwood Sun | Pak Raden | GRIBS | Tristan | Zeke Khaseli
Dialog Dini Hari | Anda Perdana | White Shoes and The Couples Company
Stars and Rabbit | Efek Rumah Kaca
 










 
 
 

 



 






 
woo woo woo

*Bisa juga menyimak kesan-kesan teman saya, Starin, yang juga gesit punya di hari-hari joy kemarin. Di sini.