Friday, October 14, 2011

Happy Wedding :)

Semoga menjadi keluarga yang keren, sakinah mawaddah warohmah, dikaruniai anak-anak yang sehat, rejeki yang ngalir bagai keran bocor, plus berguna bagi nusa dan bangsa!




AAAAAAAAAAAAAA
Doakan...
Semoga saya bisa mampir ke resepsi pernikahan Pipitha dan Bayu, ya.. 
Kalaupun ada halangan atau nggak sempat karena sesuatu dan lain hal, mohon maaf lahir dan batin..

Tuesday, October 11, 2011

Back in Business!

Sekian hari mendekam di rumah dan beristirahat pasca operasi. Selasa ini sudah malam ketiga saya menjalani rutinitas sebagai The Jakartans. Kangen juga sih sebenernya. Hehe.. :)

Okelah, Senin boleh terkaget-kaget karena deadline langsung numpuk 'segunung'. Selasa mulai adaptasi. Dan besok, Rabu adalah hari 'ngebut' nasional! Nggak ada santai-santai lagi sampai semua tuntas di awal minggu depan. 

Mari 'ngebut' dengan bijak!


semoga lancar begini ya perjalanan seminggu ini :p

Wednesday, October 5, 2011

Berat di Nama

Orang bilang apalah arti sebuah nama. Ya, saya juga berpikir begitu, sangat-sangat setuju. Nama bagi saya bukan hal yang spesial, saya merasa tidak pernah komplain atau tanya berlebihan kenapa saya diberi nama seperti sekarang. Hmm, tapi belakangan ada yang mengusik.

Ibu saya, lebih suka menyingkat namanya, kata "Baiq" di depan namanya biasa dia tulis jadi "B." atau bahkan tidak dicantumkan. Buat dia, memasang nama depan berunsur kedaerahan seperti itu membuat dia merasa "sok". Dia jelas lebih nyaman memakai nama tanpa gelarnya.

Sementara saya?

Saya baru mulai menggunakan nama saya lengkap tanpa penyingkatan setelah ada di bangku kuliah. Nama yang dulu membuat saya seperti produk massal (di kelas setidaknya ada 3-4 anak perempuan yang bergelar "Baiq"), jadi suatu pembeda yang kontras waktu saya kuliah. Bisa dibilang satu jurusan sampai seluruh angkatan di Komunikasi UGM, cuma saya yang membawa identitas dedare Sasak (wanita dari suku Sasak, Lombok) itu. Saya merasa bisa dibedakan dengan cara itu, dan saya jadi sangat nyaman memakainya. Tanpa mungkin tahu konsekuensi apa yang saya tanggung dari 'memanggulnya'.

Sampai akhirnya saya jadi malu sendiri. Sekarang saya merasa tidak berguna untuk daerah yang saya usung namanya ini. Saya baru bisa memaki kenapa Bandara Internasional Lombok yang baru saja diresmikan itu, langsung berantakan tak terorganisir seperti itu. Saya mengeluh kenapa di Mataram tidak bakal bisa ada bioskop karena anak mudanya nggak menghargai film. Juga terus gemas kenapa jarang banget ada konser atau gig berkualitas di sini.

Rasanya saya cuma omong besar aja. Belum ada yang bisa saya beri ke daerah saya ini.

Shame on me :(

Makanya kalau ada kalimat "With a great power comes great responsibility," dari si Om Ben Parker. Mungkin bisa berarti with a great name comes great responsibility too, for me. Suatu hari saya bakal memberi sesuatu yang signifikan untuk tanah leluhur ini. Meski hal sekecil apapun. Supaya saya tetap bisa bangga memakai nama asal saya ini, bangga memamerkannya sebagai nama blog dan username di Twitter, hehehe...


Mungkin beberapa tahun lagi akan lancar berbahasa Sasak, mungkin jadi seorang penggagas bioskop alternatif buat anak muda di sini, atau mungkin jadi event organizer festival musik seru di Mataram. Siapa yang tahu soal masa depan, kan? Saya cuma bisa mengamini sendiri dan berusaha dari hal kecil pertama.

Tiang Baiq Nadia Yunarthi, 23 tahun, tiang bangge jari dengan Sasak. Angkak meno, tiang mele berusahe jari dengan saq bergune adeq daerah tiang jari maju secare pikiran. Amin.

Hihihi, do any of you still think my Base Sasak is that bad? :p




Monday, October 3, 2011

Menuju Kebugaran Prima

I miss blogging so much :* 

Dan... Waaaaw, sekitar seminggu lebih saya absen karena operasi si tumor payudara. Alhamdulillah... sekarang saya merasa lebih baik. Tetap saja sih, kalau saya pecicilan dan banyak gerak ibu saya bakal marah besar, "Nanti jaitannya kenapa-kenapa!" atau "Sekarang sih ndak terasa, tapi tetep harus hati-hati itu!" dan lain sebagainya, pokoknya ibu saya adalah si ratu panik.

Berhubung saya masih seminggu ini istirahat di rumah, saya bakal menggunakan waktu yang ada sebaik-baiknya untuk kegiatan yang bermanfaat.  
Yeay for eating, for sleeping, for playing with my lil sister and super yeay for reading the old stuffs

Hihihi, percayalah itu nggak semenyenangkan yang tertulis. Tapi mau nggak mau harus dijalanin dengan senang, demi mencapai KEBUGARAN PRIMA!

Bismillah!


Terima kasih atas jasa makanan rumah sakit, yang hambaaarrrr :|


Para pembunuh bosan, yo!

October edition of British Glamour! One of my favorite magazine

Novel dan komik nemu di lemari

Let's be the big fruit eater!

Fira: I want to play the "ulit" game, Kak! | Me: eh, what game, Dek? hahahaha