Tuesday, June 14, 2011

Master of Our Master

Huallloooooooooo! Aduduh benar tebakan saya, setelah #31harimenulis berakhir pasti saya bakal malas semalasnya menulis lagi di sini. Sempat sih saya berikrar untuk pindah 'rumah' ntah kemana, tapi kok belum kesampaian sampai sekarang. Fiuh.. Nikmati saja multiply-aka-lapak-dagang ini dulu.



Tulisan kali ini sepertinya punya background yang sama dengan tulisan rekan 'kembar siam' saya di Jakarta, Starin Sani. Ya gimana, kami kan emang datang ke acara yang sama Minggu (12/6) kemarin. Kickfest woohoo! Kali ini di Jakarta, dengan crowd berbeda (baca: sepiiiiii), tapi tetap dengan satu tujuan yang sama: nge-gig! Hihihi.


Begini begini, saya malu sebenarnya ngaku-ngaku kalau saya seorang Pure People. Bukan malu gimana, tapi malu kalau saya nggak komit sama ikrar itu. Masak cuma bekal suka lagu-lagu PS, beli kaos PS, punya stiker di helm (itu pun dikasih Mas Jaki) doang, ngaku-ngaku? Ya akhirnya sebut sajalah begitu. Saya bisa suka band Bandung ini lantaran promosi gencar dan supply mp3 bajakan yang yahud dari dua senior saya, Mas Jaki dan Mas Pradah. Dalam hal ini Mas Jaki yang lebih 'cerewet' saya nobatkan sebagai suhu atau master saya di dunia per-PS-an.


Saya pun nyadar, dua kali nonton PS manggung itu juga selalu dalam perlindungan Mas Jaki, dan (ternyata juga baru nyadar) selalu ditemenin Starin!! Masya Allah.. segitu jodohnya para Pure People cabang Bulaksumur ini... Dan di Kickfest itu waktunya Mas Jaki melepaskan kami buat hidup mandiri. Eh, nonton PS tanpanya. Alasannya buat absen emang masuk akal: "Prei (libur) sik, Nad," hmmm pasti karena besoknya harus ngantor pagi.


Dramdaramdam... dan hari itu Starin membawa temannya, dulunya anak Bul juga, Vando. Kedatangan mantan ketua klub bilyard blablabla itu dijadikan Starin sebagai iming-iming buat ngajak Mas Jaki, Dildol, dan Irham ke acara ini.

Starin:
"Dol, Ham, ikut yok nonton Kickfest! Ada Vando lho.."
(percakapan asli dalam bahasa Jawa dan lebih panjang sebenarnya)

Dildol dan Irham:
"Karang ki Vandon artiiiiiiiiiiiisss" (emangnya Vando artiiiiiiiiiisss)



Starin:
"Jak, Vando juga Pure People lho"
(percakapan asli lagi-lagi dalam bahasa Jawa)
Mas Jaki:
"Lah, emang aku tau PS dari Vando, kok"



A-P-A???

B-L-A-A-A-A-A-R-R-R!!!

Ternyata oh ternyata, master PS yang selama ini saya anggap adalah berupa sosok Mas Jaki yang sangat indie itu, ternyata masih di bawah si supermaster satu ini: VANDO!


Duar! Untunlah Vando yang percampuran Rain-Parto ini anaknya asik dan sepertinya cukup pantas menjadi master kami. Awalnya memang nggak terlihat meyakinkan, tapi setelah PS mulai manggung, barulah kelihatan freak-nya, hampir setiap lagu yang dibawakan PS sempat direkam Vando. Dia mengorbankan waktu gerak-gerak beriramanya dengan tangan kaku yang terus memegang kamera digital dan merekam khusuk (mungkinsetelah itu videonya bakal dijadikan vcd bajakan :p). Sambil tetep.. mulutnya komat-kamit nyanyi bareng. Oh sungguh mengharukan. (Apa sih Nad...)


Beruntungnya kami, waktu itu PS sedang prima-primanya, mereka murah hati memainkan banyak lagu, dan semuanya asik seperti seharusnya. Ditutup dengan lagu "Buka" penampilan PS berakhir, baru jam 9. Tapi karena sudah terlalu gelap, kami para perempuan 'lembut' ini harus segera pulang. Vando yang gemar ke luar negeri itu pun ikutan mau pulang. Usut punya usut sih, ternyata teman-teman yang datang bersamanya ke sini (baca: teman yang ditebengin) udah kepalang bosan dan menuntut segera pulang. Waw, master, Anda hardcore juga memaksa teman-teman yang nggak punya ketertarikan sama sekali terpaksa datang ke Kickfest karena hasutan Anda! Whahahaha.


Angkat botol air kemasan Prima untuk Master of Our Master! Hidup Vandooo!


Master Vando dan Starin


* Makasi buat Vando dan Starin yang udah dicomot dan dipajang sembarangan fotonya di sini. Artikel Kickfest yang beres bisa dibaca di blog Starin. Monggo..

No comments:

Post a Comment