Sunday, September 26, 2010

Asisten I

Empat tahun yang lalu, masih ada saya di rumah. Saya sebagai kurir, pengurus rumah, sekaligus penanggung jawab  adik-adik saya, maka mari saya beri diri saya gelar sebagai Asisten I Mama. Kemudian, saya pergi. Masih kuliah hingga saat ini. Adik saya, Vidia, mendapat limpahan tugas sebagai Asisten I.


Tiga bulan yang lalu, adik saya, Vidia, masih bergelar asisten I. Kemudian hal yang sama terjadi, dia juga kuliah. Siapa Asisten I selanjutnya?


Sepertinya agak sangsi menyerahkan tampuk ini pada seorang Zulfi, adik laki-laki saya. Terus terang kami menanggap dia terlalu serampangan untuk urusan ini. Namun siapa yang tahu keajaiban apa yang akan datang? Dia mungkin bisa lebih baik dari kami berdua. Dan membuat Mama tidak lagi terlalu pusing sepulangnya dari kantor.



Selamat Ulang Tahun, Mama.
Semoga selalu sehat, bersemangat, dan tak jemu mengawasi kami.
Kado SIP-nya menyusul, Mam.
:)




Mama, dan kedua mantan Asisten I-nya, sekitar 17 tahun yang lalu.

9 comments: