Sunday, December 13, 2009

Ketergantungan

Saya terbiasa dengan sesuatu yang menyenangkan, yang saya senangi tepatnya. Sangat sulit untuk bisa lepas dari sesuatu yang menyenangkan itu. Padahal sebenarnya saya tahu, di sisi lain ada kehidupan lain yang harus dihadapi.

Misalnya ketika saya yang sering terbiasa mandiri dan sendiri mendadak merubah menjadi orang yang benci sendirian. Saya yang biasanya tenang-tenang saja jika makan malam seorang diri, kini jadi selalu merindukan keramaian. Sekedar teman bicara. Rekan untuk dihina. Dan sesoeorang untuk diajak tertawa.

Ketika mereka, dia, dan lainnya pergi, rasanya aneh. Memaksakan diri kembali ke mode: sendirian, dan sangat tidak enak. Oh kembalilah kalian, kamu dan yang lain. Saya yang sekarang suka keramaian. Suka dan kini dalam taraf ketergantungan. Kesal tapi akan sangat menyesal ketika melewatkannya.

Saya pernah sangat senang melewati waktu awal kuliah bersama Yur dan Indi.

Melewatkan saat penuh kesenangan bersama Pipit, Endah, dan Roby.

Menikmati hari-hari menyenangkan dengan orang-orang yang sangat dekat seperti Pipit, Beryl, Dimas, Chez, Udin, Juned, Remo dan manusia Bulaksumur yang lain.

Membicarakan organisasi dengan 5 orang hebat di Bulaksumur lagi.

Berkeliling tak tentu arah bersama Alfi, dan dikuntit Anji beserta si Moli.

Makan di Raso Minang untuk pertama kalinya dengan Ajepe dan Asep, membicarakan hal-hal yang absurd tapi sangat menarik.

Dan bersama Awe dan Mas Jaki menjelajahi Perumahan Dosen UGM, yang parahnya sampai pada aksi me-mreteli pohon rambutan orang.

Semuanya membuat saya ketergantungan, entah apa lagi yang akan bertambah. Sampai saat ini saya memang belum rela untuk sendiri lagi. Hehe.

Salam Ketergantungan!

15 comments:

  1. Makanya jgn sering nyolong rambutan nad

    ReplyDelete
  2. kagak wik, aku ketergantungan sama kemampuan perkapmu yang luar biasa itu hahahaha

    ReplyDelete
  3. makanya kalo orang ijin minta rambutan, ditemenin! ojo ngumpet di balik pager! hahaha

    ReplyDelete
  4. makanya kalo nyari rambutan pilih yang buahnya manis

    ReplyDelete
  5. makanya kalo nyari rambutan cari temen yg manis, jangan marmos koyo nadia

    ReplyDelete
  6. kalian tu bedua: marmos + wagu woooooooo

    ReplyDelete
  7. rambutan ne dadi asem goro2 koe seng metik cah

    ReplyDelete
  8. lah, sing metik kan koe, aku yang minta ijin doang wooooooo

    ReplyDelete
  9. hihihi, padahal aku sempat ngefans ma kamu nad yang SENDIRIAN adalah MENYENANGKAN

    ReplyDelete
  10. ah serius dol? gak nyangka kamu ngefans sama aku segitunya,
    wahahaha kalo untuk urusan jalan-jalan dan belanja, aku tetap milih sendiri. hihihi

    ReplyDelete